WNA Hilang Saat Berenang di Pantai Tembles Jembrana, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima oleh Polsek Mendoyo setelah korban tidak kembali ke daratan selama beberapa jam.
“Benar, ada laporan WNA yang hilang saat berenang di pesisir Pantai Tembles. Laporan diterima Polsek Mendoyo dan anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar AKP I Gede Alit Darmana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial MD. Ia datang ke kawasan Pantai Tembles bersama rekannya yang juga merupakan warga negara asing asal Jepang berinisial NT. Keduanya berada di sebuah lokasi yoga yang berada tidak jauh dari bibir pantai sebelum menuju kawasan pesisir.
Sekitar pukul 19.00 Wita, MD melepas pakaiannya dan memutuskan berenang di laut. Sementara itu, NT tetap berada di tepi pantai menunggu rekannya kembali. Namun waktu terus berlalu hingga sekitar pukul 21.00 Wita, korban tidak kunjung muncul ke permukaan maupun kembali ke daratan.
Merasa khawatir, NT kemudian meminta bantuan kepada pengelola tempat yoga. Bersama sejumlah warga, mereka melakukan pencarian awal dengan menyusuri garis pantai dan memantau area sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Upaya pencarian mandiri tersebut tidak membuahkan hasil.
Pengelola selanjutnya berkoordinasi dengan Kelian Adat Banjar Yehbuah sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Mendoyo tiba di lokasi sekitar pukul 22.45 Wita dan langsung melakukan pencarian bersama warga.
Memasuki hari berikutnya, operasi pencarian diperluas dengan melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, TNI, Polri, BPBD, serta unsur relawan. Tim mengerahkan satu unit rubber boat untuk menyisir perairan di sekitar Pantai Tembles, sementara drone thermal diterbangkan guna membantu mendeteksi keberadaan korban dari udara, terutama di sepanjang kawasan pesisir dan titik-titik yang sulit dijangkau.
Kondisi laut pada malam hari serta arus di kawasan Pantai Tembles menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Meski demikian, petugas terus memperluas area penyisiran berdasarkan titik terakhir korban terlihat masuk ke laut.
Hingga Senin siang, korban berinisial MD masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian di sejumlah sektor yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya korban.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang berada di sekitar Pantai Tembles agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban. Proses pencarian akan terus dilakukan hingga ada perkembangan lebih lanjut.
