Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Jakarta-Bali, 17 Penerbangan Terdampak
BADUNG – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Hingga Minggu (6/9/2026) pukul 10.00 Wita, sebanyak 17 penerbangan dari dan menuju Jakarta tercatat mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan perubahan jadwal tersebut terjadi sebagai dampak dari meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan,” ujar Gede, Minggu (6/9/2026).
Meski sejumlah penerbangan terdampak, secara umum kegiatan operasional dan pelayanan di Bandara Ngurah Rai masih berjalan normal. Pihak manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) bersama AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik.
Koordinasi dengan sejumlah maskapai juga terus dilakukan, khususnya untuk memperbarui informasi jadwal penerbangan serta memberikan pelayanan kepada penumpang yang sudah berada di area terminal.
“Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut menyiapkan layanan service recovery yang ditujukan kepada penumpang dari penerbangan terdampak yang telah berada di terminal bandara,” jelas Gede.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk melakukan pengecekan dan konfirmasi secara berkala kepada maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan status serta jadwal penerbangan terbaru.
Hingga pukul 10.00 Wita, tercatat lima penerbangan kedatangan dari Jakarta menuju Bali mengalami pembatalan. Penerbangan tersebut terdiri dari TransNusa dengan nomor penerbangan 8B5106 dan 8B5104 serta Indonesia AirAsia QZ808, QZ806, dan QZ802.
Sementara itu, dari sisi keberangkatan Bandara Ngurah Rai menuju Jakarta, terdapat 12 penerbangan yang terdampak. Sebagian besar mengalami pembatalan, yang melibatkan sejumlah maskapai, yakni Pelita Air, Garuda Indonesia, TransNusa, Indonesia AirAsia, dan Citilink.
Selain pembatalan, satu penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor GA403 rute Denpasar-Jakarta tercatat mengalami keterlambatan.
Manajemen Bandara Ngurah Rai bersama pihak terkait masih terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi ruang udara. Penumpang diminta mengikuti informasi resmi dari maskapai masing-masing apabila terdapat perubahan atau penyesuaian jadwal penerbangan.
